Israel Bakal Berikan Pinjaman Palestina Senilai 150 Juta Dolar AS

 

Presiden Palestina Mahmoud Abbas, sumber foto: Alaa Badarneh/EPA


Media Tangkas - Israel akan memberikan pinjaman kepada Otoritas Palestina (PA), yang sedang dalam krisis ekonomi, senilai lebih dari 150 juta dolar AS. Bantuan tersebut merupakan hasil pertemuan tingkat tinggi antara Menteri Pertahanan Benny Gantz dengan Presiden PA Mahmoud Abbas, Minggu (29/8/2021).


Dilansir dari The Straits Times, pertemuan langka itu dipandang sebagai terobosan besar dalam diplomasi dan dialog damai. Gantz bertemu dengan Abbas di Tepi Barat, wilayah Otoritas Palestina yang diduduki Israel.


Sumber yang dekat dengan Perdana Menteri Israel Naftali Bennett mengatakan Bennett telah menyetujui pertemuan Gantz-Abbas dan menganggapnya sebagai pertemuan rutin.


"Tidak ada proses diplomatik dengan Palestina, tidak akan pernah ada," kata sumber itu.


Menteri Pertahanan Israel bertemu dengan Presiden Palestina


Pembicaraan yang disponsori AS tentang pembentukan negara Palestina terhenti pada tahun 2014. Pertemuan Gantz-Abbas terjadi setelah Bennett, seorang nasionalis yang menentang kedaulatan Palestina, bertemu dengan Presiden Joe Biden di Washington pekan lalu.


Pejabat PA Hussein Al Sheikh mengatakan pembicaraan dengan Gantz mencakup semua aspek hubungan Palestina-Israel. Abbas juga mengkoordinasikan keamanan Tepi Barat dengan Israel.


Kedua belah pihak sepakat untuk memperhatikan Hamas, kelompok Islam yang menang dan memenangkan pemilihan di Jalur Gaza. Israel melihat Hamas sebagai kelompok teror yang mengancam, sementara PA melihat Hamas sebagai saingan politik yang berpotensi mengganggu proses dialog damai.


Pinjaman akan dilunasi pada tahun 2022


Pada saat yang sama, Israel juga telah menyatakan kemarahannya bahwa PA memberikan keuntungan kepada militan yang dipenjara atau terbunuh dalam upaya untuk menyerang pasukan Israel. Sebagai protes, Bennett bulan lalu menahan $ 180 juta pada pendapatan pajak 2020 yang dikumpulkan atas nama PA.


Seorang juru bicara Gantz mengatakan sikap PA pada militan tidak akan mengubah keputusan Israel untuk memberikan bantuan keuangan. Menurut dia, dana tersebut akan digunakan untuk menampung kegiatan PA dan akan dilunasi pada 2022 dari penerimaan pajak.


Bennett sepertinya tidak mendukung kemerdekaan Palestina


Gantz telah menyerukan dimulainya kembali proses perdamaian dengan Palestina. Ia berharap Palestina bisa menjadi negara berdaulat dengan wilayah Jalur Gaza dan Tepi Barat serta Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.


Sayangnya, Bennett tampaknya tidak memasukkan kemerdekaan Palestina dalam agendanya. Dalam pernyataan publik di Gedung Putih, setelah bertemu Biden, Bennett sama sekali tidak menyebut Palestina. Bahkan, Biden berharap pemerintah Bennett dapat mewujudkan solusi dua negara.


Legislator sayap kiri, Mossi Raz, mengutuk semua tindakan Bennett yang mengganggu terwujudnya perdamaian Israel-Palestina.


"Proses perdamaian adalah kepentingan Israel (juga)," tweet Raz.

Israel Bakal Berikan Pinjaman Palestina Senilai 150 Juta Dolar AS Israel Bakal Berikan Pinjaman Palestina Senilai 150 Juta Dolar AS Reviewed by Dessy Kumalasari on 2:36 AM Rating: 5

No comments