Penjelasan Seks Anal Bisa Sebabkan Wasir

 

Ilustrasi, sumber foto: Thinkstock


Seks anal adalah praktik memasukkan penis, jari, atau benda asing seperti vibrator ke dalam anus untuk kepuasan seksual. Praktek seksual seperti ini bukannya tanpa resiko. Pasalnya, anus tidak memiliki lubrikasi seperti pada Miss V.


Akibatnya, seks anal cenderung tidak nyaman dan berpotensi melukai kulit anal akibat gesekan. Selain itu, lapisan rektum yang ada di anus lebih tipis dari pada vagina. Kurangnya pelumasan dan jaringan yang lebih tipis meningkatkan resiko robekan terkait gesekan di anus dan rektum.


Potensi lain untuk seks anal adalah penularan bakteri melalui gesekan yang diinduksi. Ini karena rektum dan anus merupakan jalur utama keluarnya feses yang secara alami mengandung bakteri. Untuk mengetahui lebih lanjut, yuk cari tahu risiko seks anak di bawah ini


Ketahui Resiko Seks Anal


Penetrasi selama seks anal dapat merobek jaringan di anus yang memungkinkan bakteri dan virus masuk ke aliran darah. Hal ini tentunya memudahkan penyebaran infeksi menular seksual termasuk HIV. Penelitian telah menunjukkan bahwa pajanan anal terhadap HIV memiliki risiko 30 kali lebih besar untuk pasangan reseptif dibandingkan pajanan vagina.


Paparan human papillomavirus (HPV) manusia juga dapat menyebabkan perkembangan kutil dubur dan kanker dubur. Menggunakan pelumas dapat membantu, tetapi tidak sepenuhnya mencegah robekan akibat gesekan.


Anus merupakan bagian yang didesain untuk menampung atau mengeluarkan feses, sehingga melakukan hubungan badan melalui anus tentunya dianggap sebagai hal yang tidak wajar. Selain itu, jaringan di dalam anus tidak memiliki perlindungan sebaik kulit di luar anus.


Jaringan luar anus memiliki lapisan sel mati yang berfungsi sebagai penghalang untuk melawan infeksi. Sementara itu, jaringan di dalam anus tidak memiliki perlindungan alami tersebut sehingga anus rentan robek dan penyebaran infeksi.


Anus dikelilingi oleh otot seperti cincin, yang disebut sfingter anus. Otot ini akan mengencang setelah kita buang air besar. Saat otot kencang, penetrasi anal bisa menyakitkan dan sulit. Seks anal yang berulang dapat menyebabkan sfingter anal melemah, sehingga menyulitkan otot untuk menahan tinja.


Meski kamu dan pasangan tidak mengalami infeksi atau penyakit menular seksual, bakteri di dalam anus tetap berpotensi menginfeksi orang yang melakukan seks anal. Melakukan seks vaginal setelah melakukan seks anal juga dapat menyebabkan infeksi vagina dan saluran kemih. Kontak oral dengan anus dapat membuat kedua pasangan berisiko terkena hepatitis, herpes, HPV, dan infeksi lainnya.


Bisakah Seks Anal Menyebabkan Wasir?


Jawabannya iya. Oleh karena itu, wasir umumnya disebabkan oleh pembengkakan pada pembuluh darah vena yang juga bisa disebabkan oleh adanya tekanan pada rektum. Wasir adalah area pembuluh darah di dalam dan di luar rektum yang dapat menyebabkan rasa gatal, pendarahan ringan, dan terkadang nyeri. Wasir mudah diobati dan mudah dicegah. Nah, penderita wasir yang melakukan seks anal berpotensi memperburuk wasir yang ada.


Jika kamu pernah melakukan seks anal dan mengalami ketidaknyamanan, kamu harus memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan perawatan.

Situs Bolatangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Judi Bolatangkas Terpercaya | MediaTangkas



Penjelasan Seks Anal Bisa Sebabkan Wasir Penjelasan Seks Anal Bisa Sebabkan Wasir Reviewed by jessica widiasri on 12:11 AM Rating: 5

No comments