Penjelasan soal Gosok Gigi di Siang Hari Apakah Batalkan Puasa
Ilustrasi, sumber foto: Istimewa
Puasa di bulan Ramadhan merupakan rukun Islam yang keempat, karena merupakan amalan yang wajib bagi seluruh umat Islam. Seiring dengan kewajiban tersebut, tentunya ada syarat yang harus dipenuhi dan larangan yang harus dihindari.
Namun, terkadang larangan dan hal-hal yang membatalkan puasa kerap menjadi perdebatan di kalangan umat Islam, termasuk menggosok gigi di siang hari. Banyak yang kemudian bertanya-tanya, apakah boleh menyikat gigi di siang hari saat berpuasa?
Menyikat gigi di siang hari tidak membatalkan puasa
Pengurus Pondok Pesantren Annur 1 Bululawang Malang, Jawa Timur, KH Ahmad Fahrur Rozi menjelaskan, salah satu hal yang membatalkan puasa adalah memasukkan atau menelan makanan melalui tenggorokan.
Kiai yang akrab disapa Gus Fahrur ini mengutip hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah bin 'Abbas, bahwa:
“Tidak mengapa seseorang mencicipi kuah makanan atau suatu makanan, selama tidak sampai tertelan ke tenggorokan, saat ia berpuasa," (HR. Ibnu Abi Syaibah dan Baihaqi)
Berangkat dari dalil tersebut, kata Gus Fahrur, menyikat atau menggosok gigi saat berpuasa tidak membatalkan puasa jika dilakukan dengan hati-hati, baik dari pasta gigi maupun air yang digunakan saat menggosok gigi. Keduanya tidak boleh ditelan agar puasa tidak batal.
“Sikat gigi tidak membatalkan puasa selama tidak ada sesuatu yang tertelan, dan harus dilakukan secara hati-hati,” ujarnya, Senin 12 April 2021 malam.
Menyikat gigi setelah dzuhur hingga maghrib hukumnya makruh
Namun, kata Gus Fahrur, berdasarkan mazhab Hambali dan mazhab Syafi'i, menggosok gigi adalah makruh jika dilakukan setelah dzuhur hari hingga maghrib. Pasalnya, membersihkan dan menggosok gigi akan menghilangkan bau mulut, padahal itu ciri orang yang berpuasa.
Mengutip hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam Sahihnya:
وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَخُلُوْفُ فَمِّ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللهِ تَعَالَى مِنْ رِيْحِ الْمِسْكِ
Artinya: “Demi zat yang berkuasa atas nyawaku, sungguh bau mulut orang puasa itu lebih wangi menurut Allah daripada bau misik.”
Meski demikian, Gus Fahrur menyarankan, umat Islam yang menjalankan ibadah puasa juga harus membersihkan gigi dan mulutnya untuk kesehatan. Menurutnya, menyikat gigi setelah tengah hari hingga magrib tidak dilarang, namun disarankan tidak dilakukan guna menghindari kemungkinan tertelannya bahan pasta gigi atau air yang digunakan untuk berkumur.
Tips menyikat gigi selama Ramadhan
Melihat pendapat para ulama di atas, jika menggosok gigi setelah dzuhur hingga magrib berkumandang, sebaiknya tidak dilakukan. Lalu kapan waktu sikat gigi?
Menyikat gigi bisa dilakukan setelah sahur atau setelah berbuka puasa. Alangkah baiknya mencegah pembatalan puasa agar ibadah selama Ramadhan lebih maksimal, demi tercapainya target ibadah yang telah ditetapkan selama Ramadhan tahun ini.
Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan dan istirahat yang cukup, agar kamu bisa menyelesaikan Ramadhan dengan maksimal. Terlebih menjaga protokol kesehatan agar terhindar dari COVID-19 ya guys.
Situs Bolatangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Judi Bolatangkas Terpercaya | MediaTangkas


No comments