Kesulitan Konsetrasi Hingga Berpikir Jernih? Awas Mengalami Brain Fog

 

Ilustrasi, sumber foto: womantalk.com


Apakah kamu mengalami kesulitan berkonsentrasi, mengingat, atau berpikir jernih akhir-akhir ini? Apakah kamu dipanggil 'telmi' atau 'lola’' oleh teman-temanmu? Kemungkinan kamu mengalami brain fog.


Secara harfiah, brain fog berarti kabut otak. Sebutan ini sesuai dengan apa yang dirasakan penderitanya. Mereka merasa seolah-olah kabut menutupi otak atau pikiran mereka, membuat mereka sulit fokus, sulit mencerna informasi, dan pelupa.


Tahukah kamu bahwa ini adalah tanda otak tengah menandakan ada yang tidak beres dengan tubuhmu? Bagaimana cara menangani brain fog? Yuk, kenali brain fog lebih dalam!


1. Apa yang dimaksud dengan brain fog?


Brain fog atau bisa juga disebut dengan istilah mental fog, sebenarnya bukanlah istilah medis yang resmi. Istilah ini biasanya digunakan untuk mendeskripsikan pikiran-pikiran berkabut yang dialami seseorang karena beberapa alasan, dan membuat mereka sulit untuk berpikir jernih.


Fungsi kognitif, seperti kemampuan mencerna informasi, berpikir, mengingat, mengambil keputusan, memecahkan masalah, tidak berfungsi secara maksimal atau terganggu. Brain fog akan mempengaruhi kualitas belajar dan pekerjaan seseorang.


2. Gejala brain fog


Gejala brain fog biasanya berupa kesulitan berpikir jernih, rentang perhatian pendek, kesulitan mencerna informasi, penurunan daya ingat, kekurangan energi, kebingungan, dan malfungsi kognitif lainnya. Penderita biasanya merasa seperti sedang bermimpi atau melamun sepanjang waktu. Tingkat kesadaran setiap saat, termasuk situasi dan kondisi mereka, menurun.


Sulit untuk berpikir jernih sebenarnya adalah hal yang wajar, tetapi jika kamu mengalaminya berhari-hari dan aktivitas menjadi terganggu, kamu perlu waspada dengan brain fog.


3. Penyebab mengalami brain fog


Penyebab brain fog cukup luas. Mulai dari stres, perubahan hormonal, kekurangan nutrisi dan vitamin, dehidrasi, kurang tidur atau kualitas tidur yang buruk, kurang olahraga, hingga efek obat-obatan tertentu. Brain fog juga merupakan gejala dari berbagai penyakit yang perlu diwaspadai, seperti depresi, diabetes, penyakit autoimun, hingga Alzheimer.


4. Cara yang tepat untuk mengatasi brain fog


Perhatikan asupan nutrisi harian. Hindari makanan dan minuman yang memiliki nilai gizi rendah. Jika merasa selalu makan makanan sehat, cobalah mengkonsumsi suplemen atau vitamin. Tingkatkan kualitas tidur, sertakan olahraga teratur dalam jadwal harianmu, hindari dan kelola stres, latih otak (dengan bermain puzzle, misalnya), dan lakukan hobi favoritmu.


Faktanya, cara terbaik untuk mengatasi brain fog adalah dengan mencari tahu apa penyebabnya. Dengan mengetahui penyebab sebenarnya, kamu mengetahui apa yang salah dengan tubuhmu. Jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter, apalagi jika brain fog yang kamu alami tidak kunjung hilang atau semakin parah.


Jangan meremehkan kesulitan berpikir jernih, apalagi ini sudah berlangsung berhari-hari. Jika tidak ditangani, aktivitas harianmu bisa terganggu. Kedengarannya menyebalkan, tapi brain fog bisa diatasi kok.

Situs Bolatangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Judi Bolatangkas Terpercaya | MediaTangkas

Kesulitan Konsetrasi Hingga Berpikir Jernih? Awas Mengalami Brain Fog Kesulitan Konsetrasi Hingga Berpikir Jernih? Awas Mengalami Brain Fog Reviewed by jessica widiasri on 1:45 AM Rating: 5

No comments