Pemprov DKI JAkarta Bakal Cairkan Bansos Tunai Tahap 2

 

Warga memperlihatkan kartu ATM Bank DKI yang digunakan Pemprov DKI untuk menyalurkan bantuan sosial tunai (BST) kepada warga Ibu Kota terdampak Covid-19 - Foto: Bank DKI


Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Sosial (Dinsos) mengatakan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) Tahap 2 akan disalurkan pada pekan kedua, Maret 2021.


"BST tahap 2 akan didistribusikan langsung ke rekening penerima manfaat pada minggu kedua bulan Maret 2021 secara serentak," tulis akun Instagram resmi Dinas Sosial Pemprov DKI Jakarta @dinsosdki, seperti dikutip Senin (8/3/2021).


Data penerima BST sedang diperbarui


Dinsos DKI Jakarta saat ini sedang melakukan pembaharuan atau pemutakhiran data untuk memastikan proses pencairan BST tepat sasaran.


Hal ini dilakukan karena terdapat perubahan data yang disesuaikan kembali dengan kategori penerima BST.


“Seperti ada penerima manfaat yang meninggal dunia, pindah luar DKI Jakarta, perubahan status perkawinan, mampu atau tidak mampu secara ekonomi, penerima PKH (Program Keluarga Harapan) atau BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), dan memiliki penghasilan tetap," keterangan di akun tersebut. .


https://www.instagram.com/p/CMHG-v7hp4r/?utm_source=ig_web_copy_link


Mekanisme perubahan data penerima BST dari RT / RW


Selain itu, Dinas Sosial DKI Jakarta juga merangkum sembilan tanya jawab terkait BST tahap 2.


Yang pertama adalah soal kapan BST dicairkan. BST akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima pada minggu kedua Maret 2021, karena proses pemutakhiran data dilakukan oleh pejabat daerah.


Kemudian hal yang membuat perubahan data penerima manfaat adalah ketika penerima BST meninggal dunia, pindah ke luar DKI Jakarta, perubahan status perkawinan, mampu/tidak mampu secara ekonomi, penerima PKH / BPNT dan memiliki penghasilan tetap.


Ketiga terkait mekanisme perubahan data penerima BST berdasarkan usulan RT / RW melalui Forum Musyawarah Kelurahan yang dilaksanakan pada Februari 2021.


Adanya warga yang tidak lagi menerima bantuan karena beberapa alasan


Selain itu, ada penerima yang dulunya menerima bantuan namun kini tidak mendapat bantuan, karena beberapa hal yang menjadi penilaian bagi Keluarga Penerima (KPM) yang tidak dapat melanjutkan BST COVID-19 pada tahun 2021:


  1. Penyalahgunaan kartu BST (diperdagangkan, disalahgunakan, dll.).

  2. Perubahan hasil musyawarah kelurahan dan verifikasi lapangan oleh aparat daerah.

  3. Duplikasi dengan penerima PKH dan BPNT penerima bansos.

  4. Penerima yang sudah pindah / meninggal / sudah tidak ada lagi di DTKS.

  5. Memiliki penghasilan tetap.


Lalu ada tambahan penerima baru di BST DKI Jakarta. Hal ini terjadi karena dari evaluasi BST tahap 1 terhadap usulan hasil musyawarah desa, ditemukan adanya warga yang masih layak dan memenuhi kriteria untuk mendapatkan bansos.


Penerima baru juga akan mendapatkan pendistribusian dan pencairan kartu BST bulan ini, dengan menjadwalkan undangan pendistribusian kartu BST yang akan didistribusikan oleh Bank DKI kepada penerima.

Situs Bolatangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Judi Bolatangkas Terpercaya | MediaTangkas

Pemprov DKI JAkarta Bakal Cairkan Bansos Tunai Tahap 2 Pemprov DKI JAkarta Bakal Cairkan Bansos Tunai Tahap 2 Reviewed by jessica widiasri on 1:20 AM Rating: 5

No comments